BRMP Jambi Perkuat SDM Penyuluh Pertanian dan Pemutakhiran Data di Sarolangun
SAROLANGUN – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan pertemuan pemutakhiran dan penguatan sumber daya manusia (SDM) penyuluh pertanian di Kabupaten Sarolangun, Rabu (28/10). Kegiatan ini dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Jambi, Hery Nugroho, S.P., M.P.; Katimker Pengelolaan Administrasi, Halasson Sri Mai Nababan, S.P., M.Si.; Tim Kepegawaian BRMP Jambi, Hermansyah Lubis, S.Sos.; serta Katimker Penyuluh Kabupaten Sarolangun, Nosa Triana, S.P., bersama seluruh penyuluh pertanian setempat. Pertemuan ini menjadi sarana koordinasi untuk memperbarui data SDM penyuluh sekaligus menghimpun berbagai persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Pembahasan mencakup pemutakhiran data penyuluh, administrasi, dan persoalan kepegawaian yang memerlukan penyelesaian. Data yang akurat dan sesuai dengan kondisi aktual menjadi dasar penting dalam pengelolaan SDM, perencanaan, serta pengambilan kebijakan terkait penyuluhan pertanian. Selain itu, para penyuluh menyampaikan kendala teknis dalam pelaksanaan program pertanian agar dapat dipetakan dan dikoordinasikan untuk tindak lanjut. Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Jambi, Hery Nugroho, menekankan pentingnya penguatan SDM penyuluh yang didukung data akurat dan administrasi kepegawaian yang tertata agar penyuluh dapat menjalankan tugas secara optimal dalam mendampingi petani.
Melalui pertemuan ini, BRMP Jambi memperkuat sinergi dengan jajaran penyuluh Kabupaten Sarolangun dalam pengelolaan administrasi dan kepegawaian serta mendukung kelancaran pelaksanaan program pertanian. Keterlibatan langsung Katimker Penyuluh dan seluruh penyuluh diharapkan membantu memperjelas kondisi aktual, kebutuhan, serta berbagai kendala yang perlu ditindaklanjuti. Upaya ini diharapkan menghasilkan data SDM penyuluh yang lebih akurat, mendukung penyelesaian persoalan kepegawaian, dan memperkuat koordinasi sehingga pendampingan kepada petani serta pelaksanaan program pembangunan pertanian di Kabupaten Sarolangun semakin optimal. (FAP)